PEMBUATAN SETUP
INSTALLATION UNTUK DELPHI
Langkah-langkah pembuatan Setup
Installation menggunakan Borland Delphi Installshield:
Langkah 1
Untuk membuat setup
installation, pilih Start – Programs – Installshield – Express Borland Limited
Edition. Sehingga muncul tampilan seperti di bawah ini:
Langkah 2
Pilih Create a new project…, sehingga muncul keterangan project di
bagian kanan.
Langkah 3
Pada Project Name and Location,
tentukan letak direktori penyimpanan file setupnya.
Pilih Blank Setup Project pada
Project Type-nya. Lalu klik tombol Create.
Langkah 4
Ada beberapa langkah yang harus
dilakukan untuk mengkonfigurasi setup-nya. Pada
tampilan di atas, dibagian kiri
adalah menu-menu yang disediakan dalam membuat setup installation, sedangkan di
bagian kanan adalah keterangan dari setiap menunya.
Langkah 5
Pada Organize Your Setup, pilih
General Information.Sehingga di bagian kanan akan muncul informasi yang harus
diisi mengenai project yang anda buat. Isikan Subject,
Product Name, Product Version,
dan sebagainya seperti di bawah ini:
-Subject = SISTEM INFORMASI
PENJUALAN
-Product Name = SISTEM
INFORMASI PENJUALAN
-INSTALLDIR =
[ProgramFilesFolder]\PENJUALAN\
-DATABASEDIR = [INSTALLDIR]
(anda bisa menambah informasi
yang akan diisi seperti Product Version, Product Support, dan lainnya). Untuk
INSTALLDIR merupakan tempat direktori penyimpanan ketika nanti project anda
akan terinstall di computer. Default-nya adalah [ProgramFilesFolder]\Your
Company Name\Default. Anda bisa ganti seperti di atas. Untuk DATABASEDIR
merupakan letak penyimpanan database project anda (bila anda menggunakan
database dalam project anda dan harus disesuaikan dengan path alias ketika anda
buat database. Misal anda meletakkan database dalam satu
folder dengan project anda,
maka untuk DATABASEDIR anda pilih [INSATLLDIR], tetapi bila terpisah di dalam
folder tertentu, anda bisa menambahkan nama foldernya.
Contoh :
[INSATLLDIR]\database).
Langkah 6
Setelah General Information
diisi, lalu pilih Features. Features ini digunakan bila anda perlu menginstal
software/tool tambahan ketika penginstalan. Contohnya, ketika anda menggunakan
database MySQL di dalam project anda, anda bisa menambahkan feature MySQL
karena tidak setiap computer memiliki program MySQL. Untuk membuat feature
baru, klik kanan pada Features di bagian tengah jendela, Pilih New Feature.
Anda bisa mengganti nama feature-nya. Tetapi bila anda hanya menggunakan
Database Desktop untuk membuat database-nya, maka tidak perlu membuat feature
baru, karena otomatis dapat dibaca oleh aplikasi anda. Untuk project SISTEM
INFORMASI PENJUALAN INI, anda tidak perlu membuat feature baru.
Langkah 7
Setelah Features, selanjutnya pilih Setup
Types. Setup Types ini ada 3 (tiga) jenis, yaitu Typical (menginstal semua
feature), Minimal (menginstal beberapa feature yang minimal harus diinstal),
dan Custom (bisa memilih feature mana saja yang akan diinstal. . Untuk project
SISTEM INFORMASI PENJUALAN INI, anda cukup mencentang jenis Typical saja karena
tidak menggunakan feature tambahan.
Langkah 8
Lalu pada menu Specify
Application Data, Pilih Files untuk memasukkan file-file project anda yang akan
di buat setup. Untuk memasukkan file project anda, di jendela bagian kanan
atas, pada bagian Feature pilih Always Install, dan pada Source computer’s
files, cari letak file executable utama (.EXE) project dan file-file database anda
di komputer. (Pada Destination computer’s folder, pilih Destination Computer, klik
kanan, pilih Show Predefined Folder – [INSTALLDIR]. Copy file project (file .EXE
dan semua file database) anda ke folder [INSTALLDIR] ini (atau bisa juga langsung
drag). Misal, untuk project SISTEM INFORMASI PENJUALAN INI yang harus
dimasukkan adalah :
- PUtama.EXE – Stok.DB
- Customer.DB – Stok.PX
- Customer.PX – Stok.VAL
- Customer.VAL – Transkasi.DB
- Item.DB – Transaksi.PX
- Item.PX – Transaksi.VAL
- Item.VAL
Sedangkan untuk menambahkan
file feature tambahan, Pilih Feature-nya terlebih dulu di bagian atas, baru
mengcopy file-file-nya seperti langkah sebelumnya. Tetapi untuk project ini
anda tidak perlu melakukannya.
Langkah 9
Pada menu Configure the Target
System, Pilih Shortcut/Folders untuk membuat shortcut bila project anda nanti
diinstal. Tentukan di mana letak shortcut-nya (missal Programs Menu), klik
kanan, lalu pilih New Shortcut, anda bisa mengganti nama shortcut-nya. Misal,
Penjualan. Pada bagian kanan, pilih feature-nya terlebih dahulu, lalu tentukan
target dari shortcut-nya. Anda bisa memilih INSTALLDIR]\Putama.exe (karena
sebelumnya INSTALLDIR merujuk ke folder penyimpanan file project instalasinya).
Pada Icon File, anda bisa menentukan icon yang akan digunakan sebagai shortcut
dengan mengklik tombol kecil di sebelah kanannya. Pada Working Directory, pilih
[INSTALLDIR].
Langkah 10
Pada menu Customize the Setup
Appearance, pilih Dialogs untuk menentukan kotak dialog apa saja yang akan
ditampilkan pada saat proses instalasi.
Langkah 11
Setelah anda menyelesaikan
langkah-langkah di atas, minimal anda sudah bisa membuat file setup untuk
project anda. Untuk langkah terakhir, pada menu Prepare for Release, pilih
Build Your Release. Dan tentukan jenis besar ukuran penyimpanan file setup-nya.
Apakah dalam bentuk CDROM, DVD, atau bisa ditentukan sendiri ukurannya dengan
memilih Custom.
Setelah dipilih, lalu klik
kanan, pilih Build atau langsung tekan F7. Tunggu sesaat selama proses
pembuatan setup installation-nya. Bila tidak ada kesalahan (error) yang
tampil, anda bisa langsung
mengetes atau menjalankan file setup yang baru anda buat
dengan memilih Test Your Release.
Hasil file setup yang baru anda buat tersimpan di dalam direktori Project Name
and Location saat anda pertama kali memulai Create a new project










Tidak ada komentar:
Posting Komentar